Seluruh rangkaian ibadah ritual yang kita lakukan – apapun bentuknya –, apakah itu shalat kita yang 5 waktu sehari semalam, puasa kita dibulan suci ramadlan, atau zakat, infaq, shadaqoh yang kita keluarkan, bahkan ibadah haji yang seumur hidup satu kali itu, didalam islam, kedudukan ibadah ibadah makhdloh tersebut tidak lebih hanyalah
"Ibadah tidak hanya dalam bentuk langsung kepada Allah atau ibadah mahdhah, namun ibadah juga ada yang ghairu mahdhah atau yang tidak langsung kepada Allah subhanahu wata’ala," terangnya. Penjelasannya ini merupakan penafsiran dan penjabaran dari materi tafsir Al-Quran yang rutin ia asuh dan berikan pada kegiatan Jihad Pagi serta sudah
Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam”. Selain menunaikan ibadah haji, umat muslim juga diwajibkan untuk melaksanakan ibadah umrah. Seperti yang tercantum dalam firman Allah Surah Al-Baqarah ayat 196: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah
Selain itu juga harus selalu berpikir untuk akhirat. Banyak manusia yang bekerja keras untuk amal yang salih, dan menyangka bahwa dia sudah ikhlas, ternyata dalam melaksanakan amalnya dengan tanpa sadar terbuai dengan hal-hal lain, karena yang dipandang adalah ‘pandangan manusia’, bukan ‘pandangan Allah SWT’.
Ibadah mahdhah atau ibadah khusus ialah ibadah yang apa saja yang telah ditetapkan Allah baik tata cara dan perincian-perinciannya (sifat, waktu, tempat dll). Dengan prinsip : Harus berdasarkan adanya dalil perintah, baik dari Al-Quran maupun Hadits. Tata caranya harus berpola kepada apa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw.
Dengan begitu, ibadah bukan saja berdampak pada unsur rohani manusia namun juga pada unsur jasmaninya melalui setiap bentuk perilaku yang dilakukannya. Penafsiran Harun Nasution terhadap Q.S. al-Dzariyat [51]: 56, memberikan beberapa hal menarik yang bisa dijadikan sebagai bahan muhasabah. Pertama, ibadah harus dilandasi dengan rasa tunduk dan
.
apa itu ibadah mahdhah